FKIP Untirta Mantapkan Langkah Pembangunan Sekolah Laboratorium melalui Refleksi Program Kerja 2026
TANGERANG, 29 Oktober 2026 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyelenggarakan kegiatan Refleksi Program Kerja 2026 bertajuk “Memantapkan Langkah Pembangunan Sekolah Laboratorium” pada Kamis (29/10/2026), bertempat di Grand Serpong Hotel, Tangerang. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi FKIP Untirta dalam mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus memperkuat arah kebijakan pengembangan Sekolah Laboratorium (Laboratory School/Lab School) sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan penguatan kelembagaan fakultas.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur pimpinan akademik di lingkungan FKIP Untirta, meliputi Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, serta Gugus Penjamin Mutu. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pendidikan yang terintegrasi, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan akademik. Melalui forum refleksi ini, FKIP Untirta berupaya menyelaraskan perencanaan strategis fakultas dengan kebutuhan pengembangan institusi pendidikan yang adaptif terhadap perubahan dan tantangan dunia pendidikan.
Menghadirkan Prof. Dr. Totok Bintoro, M.Pd. sebagai narasumber, kegiatan ini memberikan ruang diskusi akademik mengenai perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan Sekolah Laboratorium. Pembahasan diarahkan pada pentingnya membangun kerangka tata kelola yang sistematis, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan kelembagaan. Pengembangan Lab School tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran yang mampu mengintegrasikan pengembangan keilmuan, praktik kependidikan, dan inovasi pembelajaran.
Prof Totok menyampaikan Materi “Sekilas Informasi Labschool UNJ” memberikan gambaran komprehensif mengenai sejarah, konsep pengembangan, sistem pembelajaran, dan tata kelola Sekolah Laboratorium Universitas Negeri Jakarta (Labschool UNJ) sebagai model pendidikan unggul, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Totok Bintoro, M.Pd. menjelaskan bahwa Labschool UNJ telah berkembang sejak tahun 1968 sebagai laboratorium kependidikan yang mengintegrasikan kegiatan pembelajaran, praktik calon pendidik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi pendidikan.
Pengembangan Labschool UNJ berlandaskan tiga prinsip utama, yaitu tradisi pendidikan unggul dan bermutu, pendidikan transformatif, serta pedagogik Pancasila, dengan penguatan nilai Iman, Ilmu, dan Amal. Implementasinya diwujudkan melalui pengembangan kurikulum yang adaptif, peningkatan kompetensi pendidik, pembelajaran inovatif, serta penguatan karakter peserta didik.
Dari aspek kelembagaan, materi menekankan pentingnya tata kelola sekolah laboratorium yang terstruktur, profesional, akuntabel, dan berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU). Pengelolaan tersebut didukung oleh sistem manajemen pendidikan terpadu, perencanaan keuangan, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi informasi.
Materi ini menjadi referensi strategis bagi FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam merencanakan dan mengembangkan Lab School sebagai pusat keunggulan pendidikan yang mengintegrasikan fungsi akademik perguruan tinggi dengan praktik pendidikan di sekolah. Pengembangan tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kompetensi calon guru, penguatan penelitian pendidikan, inovasi pembelajaran, serta peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Dalam konteks pengembangan kelembagaan FKIP, keberadaan Sekolah Laboratorium memiliki peran penting sebagai pusat pembelajaran inovatif, pengembangan kompetensi calon pendidik, penelitian pendidikan, serta pengujian dan penerapan berbagai model pembelajaran. Lab School diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara penguasaan teori kependidikan di perguruan tinggi dengan realitas praktik pembelajaran di satuan pendidikan. Melalui integrasi tersebut, mahasiswa calon guru memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian secara lebih kontekstual melalui pengalaman pembelajaran yang autentik.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Untirta, Dr. H. Fadlullah, S.Ag, M.Si. menyampaikan Laboratorium Sekolah Untirta merupakan sarana Academic Integration, Research-Based Education, Educational Innovation, dan Sustainability and Governance. Saat ini FKIP Untirta dalam proses menuju pengembangan Laboratorium sekolah dengan gagasan Sekolah Jawara Indonesia.
Lebih jauh, Dekan FKIP Untirta juga menyampaikan pengembangan Sekolah Laboratorium menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi dengan jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan menengah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang pembelajaran yang produktif bagi dosen, mahasiswa, guru, dan peserta didik dalam mengembangkan pendekatan, strategi, serta teknologi pembelajaran yang inovatif. Dengan demikian, Lab School tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlangsungnya proses pendidikan formal, tetapi juga sebagai pusat pengembangan praktik baik (best practices) dalam pembelajaran, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui rangkaian seminar dan refleksi program kerja, peserta diajak untuk mengidentifikasi berbagai aspek penting dalam perencanaan pengembangan Sekolah Laboratorium, mulai dari kesiapan kelembagaan, tata kelola organisasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga keberlanjutan program pendidikan. Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk membangun kesamaan persepsi mengenai arah pengembangan Lab School agar selaras dengan visi dan misi FKIP Untirta dalam menghasilkan pendidik profesional yang unggul, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan Refleksi Program Kerja 2026 ini menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Laboratorium merupakan agenda strategis yang membutuhkan komitmen, sinergi, dan perencanaan berkelanjutan dari seluruh unsur akademik. Melalui penguatan tata kelola dan kolaborasi lintas jurusan, FKIP Untirta diharapkan mampu mewujudkan Lab School sebagai pusat unggulan pengembangan pendidikan yang tidak hanya mendukung peningkatan kualitas calon pendidik, tetapi juga berkontribusi terhadap transformasi mutu pendidikan di Banten dan Indonesia.

