Wujudkan Sekolah JAWARA, FKIP UNTIRTA Kebut Persiapan SD Laboratorium di Taman Graha
Wujudkan Sekolah JAWARA, FKIP UNTIRTA Kebut Persiapan SD Laboratorium di Taman Graha SERANG — Amanat Rektor UNTIRTA, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, ST., MT., untuk mengoptimalkan aset kampus di kawasan Taman Graha, Kelurahan Serang, kini bergulir menjadi langkah nyata. FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) bergerak cepat menyiapkan pendirian SD Laboratorium di lokasi tersebut. Rencana ini mencuat dalam forum koordinasi persiapan akreditasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) FKIP UNTIRTA, dan digadang-gadang menjadi salah satu pilar penguat ekosistem pendidikan guru sekaligus bagian dari kerangka besar Sekolah JAWARA Indonesia. Melalui sekolah ini, FKIP berharap mata rantai antara pendidikan calon guru, praktik kependidikan, riset, dan inovasi pembelajaran bisa terjalin lebih erat. Dekan FKIP UNTIRTA, Dr. H. Fadlullah, S.Ag., M.Si., menegaskan pihaknya tak ingin berlama-lama menindaklanjuti arahan Rektor. Sebuah gugus tugas akan segera dibentuk untuk merumuskan tiga hal sekaligus: kurikulum, perencanaan pembangunan gedung, serta penyiapan guru dan tenaga kependidikan yang akan direkrut dari alumni-alumni terbaik. Tugas gugus ini juga mencakup perancangan model pengelolaan sekolah yang selaras dengan kebutuhan pendidikan calon guru dan program PPG. Target besarnya sudah dipatok: SD Laboratorium ditargetkan mulai membuka pendaftaran murid baru pada 2027, menandai lahirnya ruang praktik pendidikan yang dikelola secara akademik dan berkelanjutan. Kehadiran sekolah laboratorium ini bukan sekadar penambahan unit pendidikan baru, melainkan laboratorium hidup bagi mahasiswa FKIP dan peserta PPG. Di sinilah dosen dapat turun langsung melakukan penelitian, mengembangkan kurikulum, menguji coba model pembelajaran, hingga menerapkan berbagai inovasi pendidikan. Guru dan tenaga kependidikan pun akan menjadi bagian dari satu ekosistem akademik yang terus mengevaluasi dan menyempurnakan proses belajar-mengajar. Pola kerja sama semacam ini mengubah relasi kampus dan sekolah — yang selama ini identik dengan sekadar praktik lapangan — menjadi kolaborasi akademik jangka panjang yang pada akhirnya turut mengangkat mutu penyelenggaraan pendidikan profesi guru di FKIP UNTIRTA. Konsep Sekolah JAWARA Indonesia sendiri mengusung perpaduan karakter, kompetensi, kearifan lokal, ilmu pengetahuan, teknologi, dan wawasan global sebagai fondasi pendidikannya. Taman Graha pun diproyeksikan menjadi titik awal lahirnya model sekolah laboratorium yang mempertemukan dunia pendidikan dasar dengan kekuatan akademik FKIP UNTIRTA. Dari sinilah cita-cita besar itu dirintis: mencetak calon guru masa depan, melahirkan inovasi pembelajaran, dan menghasilkan praktik pendidikan yang bisa direplikasi lebih luas di tengah masyarakat. Bila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, tahun 2027 akan menjadi penanda dimulainya babak baru itu — bukti bahwa bagi FKIP UNTIRTA, SD Laboratorium adalah bagian dari ikhtiar panjang membangun ekosistem pendidikan guru yang utuh, dari bangku kuliah hingga ruang kelas.
Wujudkan Sekolah JAWARA, FKIP UNTIRTA Kebut Persiapan SD Laboratorium di Taman Graha Read Post »







